Krisis Energi Dan Pangan Global Bukan Perkara Main-Main, Bagaimana Dengan Indonesia?

Opini Akar Rumput

banner iklan 468x60

Awalnya, pengendara hanya mogok di Inggris Raya, kemudian tukang pos datang. Tujuh serikat pekerja menyerukan pemogokan pada hari Rabu. Pemerintah mengkhawatirkan “pergolakan besar” tetapi bertekad untuk tidak mundur.

Dengan pemogokan terbesar dalam beberapa dekade, “musim dingin ketidakpuasan” Inggris Raya untuk sementara mencapai puncaknya. Menurut perkiraan, setengah juta karyawan di banyak sektor ingin berhenti bekerja pada hari Rabu. Di atas segalanya, mereka berdemonstrasi untuk kenaikan upah besar-besaran, tetapi juga untuk kondisi kerja yang lebih baik – dan untuk hak mogok itu sendiri.

Tujuh serikat pekerja menyerukan aksi buruh dari para anggotanya dan mengoordinasikan hari protes nasional. Kebuntuan akan segera terjadi di sebagian besar Inggris. Downing Street memperingatkan “gangguan besar”. Guru, masinis kereta api, dosen, PNS, supir bus, dan aparat keamanan kini mogok berbarengan.

Ketidakpuasan sangat besar di semua sektor. Lebih banyak pemogokan telah diumumkan dalam beberapa hari mendatang, pada hari Senin dan Selasa, misalnya, lagi oleh staf perawat NHS. Masalah lain yang dihadapi pemerintah konservatif Perdana Menteri Rishi Sunak adalah bahwa petugas pemadam kebakaran baru-baru ini memilih untuk mogok.

Para pemogok dipersatukan terutama oleh tuntutan mereka akan kenaikan upah atas dasar inflasi. Harga konsumen baru-baru ini meningkat sebesar 10 persen. Misalnya, pemerintah menawarkan gaji guru lima persen lebih tinggi. Persatuan Guru Baru sedikit mengeluh dan menegaskan:

“Ini bukan tentang kenaikan gaji, ini tentang mengoreksi pemotongan bersejarah dalam upah riil.” Sejak tahun 2010, upah riil telah turun sebesar 23 persen, dan banyak guru meninggalkan pekerjaan mereka karena gaji yang rendah – menambah tekanan bagi mereka yang tetap tinggal. Di Inggris dan Wales, diperkirakan 120.000 guru kini ingin mengambil cuti kerja. Sekitar 23.000 sekolah tetap ditutup.

Demikian kutipan sebuah artikel yang memperlihatkan kondisi perekonomian di Inggris. Ditulis oleh Wijaya Hop pada 1 Februari 2023, berjudul: Ratusan ribu ingin mogok: Inggris Raya terancam berhenti, dimuat media Beritautama.net, (3/2). Saya ingin mengatakan apa? Bencana bernama krisis energi dan pangan mulai melanda dunia. Seperti yang juga sudah diingatkan presiden Jokowi bahwa 2023 perekonomian akan sulit karena krisis.

Sri Mulyani menegaskan, Amerika dan Eropa yang lebih terkena atas krisis, namun dampaknya bisa ke Indonesia. Untuk itu, beberapa hari terakhir, Jokowi menyoroti terkait ketahanan pangan Indonesia. Beberapa menteri dan kepala Bulog, Budi Waseso (Buwas), dipanggil.ke istana mengadakan Ratas (rapat terbatas). Saat ditanya wartawan, Buwas mengatakan bahwa arahan presiden agar harga beras Bulog jangan sampai mahal, kasihan rakyat. Lalu, stok impor beras Bulog agar segera dilepas semua.

Puji syukur, Indonesia tidak seperti Inggris yang mengalami inflasi mencapai 10%, tertinggi sejak 40 tahun terakhir. Sementara Indonesia di ambang 4,9%. Begitupun banyak masyarakat yang sudah teriak-teriak mengatakan pemerintah salah urus, ugal-ugalan, seolah gagal sama sekali. Mungkin mereka tidak pernah membaca berita luar negeri? Bagaimana kondisi di negara lain apakah lebih bagus dari Indonesia?

Dari itu, saya mengutip artikel yang menggambarkan bagaimana kondisi krisis di Inggris yang dikenal sebagai negara maju. Kembali kepada stok pangan, terutama beras, Bulog sudah melakukan impor karena panen banyak yang gagal sebab faktor cuaca. Pertanyaan presiden, juga publik umumnya, sudah impor beras mengapa harga masih tinggi? Buwas telah melaporkan kepada presiden terkait praktik mafia yang sudah teridentifikasi.

Saat ini tengah ditangani oleh satgas pangan kepolisian. Seolah ingin membuktikan ucapannya, Buwas pun melakukan sidak ke gudang PT Food Station dan benar saja. Di sana, Buwas menemukan bukti beras Bulog yang sudah diganti karungnya dengan lebel produk lain. Adapula beras Bulog yang dioplos dengan beras lain dengan karung lain, seolah itu beras premium. Harga resmi beras Bulog 8 ribuan per kilo tapi bisa dijual ke pasar 12 ribuan lebih.

Hal ini menurutnya sudah merupakan pelanggaran pidana dan bisa diproses hukum. Sementara perusahaan seperti PT Food Station mengaku hanya sebagai penampung, sedangkan yang mendapatkan beras dari Bulog adalah pedagang, “Jadi kalau diproses hukum ya pedagangnya,” ujar direktur PT Food Station. Yang sedikit disayangkan, Buwas pernah mengatakan jika pelaku mafia beras ditangkap akan percuma jika tidak menyelesaikan masalah.

Namun jika hanya diingatkan, maka akan berbuat terus. Dengan melakukan proses hukum (penangkapan), akan membuat jera bagi pedagang berbuat nakal. Atau, rantai dari sistem distribusinya yang harus dipotong jangan kepanjangan, serta pengawasan harus selalu dilakukan. Di tengah kondisi dunia tengah terpuruk akibat krisis pangan, pada mafia terus memikirkan keuntungan (margin) besar yang didapatnya dengan cara-cara culas.

Terlebih bulan depan kaum muslim akan menjalani puasa ramadhan dan lebaran, Jokowi ingin agar Bulog memastikan stok pangan mencukupi. Tidak hanya mencukupi tapi juga terjangkau, agar rakyat Indonesia tidak seperti warga Inggris yang harus makan permen karet demi untuk menghemat membeli makan yang mahal. Indonesia masih lebih baik, maka jika ingin kritik dan demo terkait kesulitan ekonomi yang tengah kita alami, lihat juga negara lain mengalami yang sama bahkan lebih parah.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan