Apresiasi Seniman Jawa Timur Dan Penyerahan Tunjangan Kehormatan Juru Pemelihara Cagar Budaya Jawa Timur

Kabar Daerah

Surabaya, Suluhnusantaranews. Pada hari Jumat (7/4) pukul 10.30 WIB Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawangsa di gedung Grahadi Surabaya memberikan sambutan di hadapan para Seniman Jawa timur bahwa seni dan religi harus nyambung. Seperti dicontohkan apa yang dilakukan oleh Wali Songo dalam menyampaikan dakwahnya beliau menggunakan kesenian. Sunan Bonang menyebarkan Agama Islam melalui media kesenian gamelan Jawa dengan damai tanpa paksaan.

Demikian pula Seniman Jawa Timur dalam berkreatifitas dan berprestasi dapat mendorong menyambung antara seni dan religi sehingga kesenian Jawa Timur dapat dapat diterima oleh semua kalangan dan menjadi barometer kesenian nasional dan dunia.

Pada awal kegiatan Gubernur Jawa Timur yang didampingi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur memberikan santunan kepada anak yatim dan dilanjutkan dengan pemberian tunjangan kepada 1.000 orang Seniman Jawa Timur terpilih kepada 100 orang secara simbolis.

Mas Rifal seorang profesi seniman musik asal kota Surabaya menyatakan apresiasi setinggi-tingginya terhadap ibu Gubernur Jawa Timur yang telah memberi bantuan kepada seniman setempat merasa tersanjung , jadi motifasi dan bertanggung jawab untuk berkreasi demi Jawa Timur.

Sementara dari Seniman daerah RP.H Abdul Hamid Mustari selalu seniman musik dan budayawan asal Bangkalan menuturkan kebanggaan bukan barang yang terima melainkan punya tanggung jawab moral guna meneruskan kesenian kepada generasi muda dengan kearifan lokal seni yang kita miliki di daerah demi kemajuan kesenian Jawa Timur.

***

Reporter Suluhnusantaranews Bangkalan (Mohammad Hosen)

Tinggalkan Balasan